0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Reklame Liar Kembali Dibongkar

​Kepala DPPKAD Solo, Yosca Herman Sudrajad memimpin apel sebelum razia reklame liar, Rabu (30/8) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo kembali menggelar razia reklame liar, Rabu (30/8). Razia kali ini melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) di samping Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) sebagai sektor penganggung jawab.

“Masalah reklame liar ini kan sebenarnya masalah bersama,” kata Kepala DPPKAD Solo, Yosca Herman Sudrajad, Rabu malam.

Keterlibatan dinas-dinas di luar DPPKAD, menurut Yosca, merupakan respon dari kegiatan serupa pekan lalu. Pada kesempatan sebelumnya, DPPKAD bersama beberapa perusahaan periklanan di Solo merontoki reklame-reklame liar di jalanan Kota Solo.

Berdasarkan hasil penertiban reklame liar pekan lalu didapati sejumlah reklame menempel di lampu lalu lintas. Untuk itu, Dishub sebagai pengelola jalan dan perlengkapannya perlu terlibat. Sedangkan DPUPR, dalam razia kali ini memberi masukan terkait titik-titik reklame yang tidak sesuai peruntukan.

“Selain itu, Dishub dan DPUPR kan punya sky walker (truk tangga),” tambahnya.

Kegiatan dimulai dengan apel di halaman Balaikota sekitar pukul 19.30 WIB. Dipimpin Yosca, apel berlangsung singkat dengan pengarahan teknis terkait pelaksanaan razia. Sekitar 25 personel dibagi dalam lima kelompok dengan rute berbeda.

“Supaya lebih efektif, kita pecah jadi lima wilayah,” kata dia.

Untuk diketahui, pekan lalu DPPKA menggelar razia reklame liar bersama lima perusahaan periklanan di Solo. Digelar sehari sebelum Jambore Nasional Revolusi Mental, razia tersebut ditujukan untuk menghapus kesan kumuh menjelang kedatangan ribuan tamu dari berbagai daerah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge