0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Para Biksu Wanita Ajarkan Kung Fu Supaya Wanita Bisa Lindungi Diri

Biksu wanita ajarkan kung fu. (dok: timlo.net/ nextshark. )

Timlo.net—Para biksu wanita di Ladakh, wilayah terpencil pegunungan Himalaya, India menawarkan diri mengajarkan para wanita seni Kung Fu untuk menolong mereka melawan pemerkosa.

“Kebanyakan orang berpikir jika biksu wanita hanya duduk dan berdoa, tapi kami melakukan lebih banyak. Kami melakukan yang kami ajarkan. Jika kami bertindak, orang akan berpikir: ‘Jika biksu wanita bisa beraksi, kenapa kita tidak?’” ujar seorang biksu wanita Drukpa berusia 19 tahun dan pelatih/ ahli Kung Fu Jigme Wangchuk Lhamo kepada Reuters.

Pada 2013, jumlah kasus perkosaan naik menjadi 33.707 kasus. Padahal menurut data yang dikeluarkan the National Crime Records Bureau (NCRB) pada 2012 terdapat 24. 923 kasus perkosaan. Pada 2015, angka ini naik menjadi 34.651 kasus.

Para aktivis percaya jika jumlahnya lebih tinggi karena masih banyak korban yang takut melaporkan kejahatan yang menimpa mereka. Walaupun pemerintah dan media berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kejahatan ini, jumlah angka perkosaan di India terus naik. Banyak wanita kuatir dengan keselamatan mereka saat berada di jalanan, berjalan dari dan ke kampus atau menggunakan transportasi umum.

Para biksu wanita Drukpa melihat hal ini sebagai kesempatan untuk memberdayakan wanita dan mengajari mereka bagaimana membela diri sendiri. Para wanita bisa mengikuti workshop selama lima hari. Di sana merka diajari untuk menghadapi dan melawan serangan-serangan. Mereka juga diajari bagaimana bereaksi terhadap berbagai skenario serangan seksual yang mungkin terjadi.

Pelatihan ini tidaklah mudah karena prosesnya berat dan melelahkan. Latihan dimulai pada pukul 6 dan berakhir pada pukul 21:00. Selain mengajarkan kung fu, para biksu ini juga mengajarkan pentingnya keberagaman dan toleransi.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge