0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hadapi Persis Solo di Kanjuruhan, PSIR Hanya Berkekuatan Sembilan Pemain

Kericuhan penonton dalam laga antara PSIR Rembang melawan Persis Solo di Stadion Krida Rembang, Minggu (16/7) sore (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — PSIR dan Persis akan menjalani pertandingan lanjutan di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (4/9) mendatang. Laskar Dampo Awang secara mengejutkan hanya akan bermain dengan sembilan orang saja untuk menjalani lanjutan permainan 40 menit melawan Persis Solo. Selain ada pemain yang sudah dicoret, dua pemain lain juga dipastikan absen.

“Ditambah lagi, pergantian pemain kami sudah habis. Sudah dapat dipastikan kami hanya bisa main dengan 9 pemain. Tetap dijalani saja. Upaya lain ada, tapi kecil kemungkinan bisa terwujud, karena sudah aturan,” terang pelatih PSIR Rembang, Hadi Surento, Selasa (29/8) malam.

Dua pemain PSIR yang absen adalah Ilyas Sayogie sang stopper jangkung masih dibekap cedera panjang. Sementara striker Koko Hartanto pada tanggal tersebut melangsungkan pernikahan.

Aturan manual liga PSSI mengharuskan skuad kedua tim harus dalam situasi terakhir pada saat pertandingan dihentikan. Kondisi yang dialami PSIR membuat kerugian tersendiri, karena skuadnya tak lagi sama dengan pada waktu melawan Persis di Rembang lalu.

Laga ini merupakan lanjutan buntut dari kericuhan penonton yang terjadi di Stadion Krida Rembang, 16 Juli lalu. Laga dihentikan pada menit ke-50 karena suporter kedua tim terlibat kericuhan.

Sebelum laga ini dilanjutkan kembali, posisi Laskar Dampo Awang unggul satu gol lewat sontekan Rudi Santoso pada menit ke-49. Namun, beberapa saat kemudian, terjadi kericuhan antarsuporter dan sebagian di antaranya memasuki lapangan sehingga pertandingan dihentikan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge