0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polsek Karangmalang Pantau Kelompok Diskusi ‘Paguyuban Ziaroh’

Kelompok diskusi Paguyuban Ziaroh (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Lantaran sering dipergunakan untuk berkumpul orang-orang dari luar daerah, sebuah rumah yang berlokasi Di Kampung Tempel, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang dalam pengawasan pihak kepolisian. Berdasarkan pantauan Polsek Karangmalang rumah itu digunakan untuk diskusi kelompok yang menamakan dirinya Paguyuban Ziaroh (pencinta para wali).

“Menurut laporan dari salah satu warga setempat, rumah itu sering dipergunakan sebagai perkumpulan warga dari luar daerah, dan tidak seijin warga yang tinggal di sekitarnya,” kata Kapolsek Karangmalang, AKP Agus Irianto mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Selasa (29/8).

Menurut Agus, rumah tersebut dikontrak oleh seseorang bernama Devy Hartono. Setiap kali berkumpul dihadiri oleh sekitar 50 orang yang sebagian besar adalah orang asing yang berasal dari luar daerah dan tidak dikenal oleh warga setempat.

Lantaran curiga dan tidak nyaman, warga lantas melaporkan ke Polsek Karangmalang untuk memantau aktivitas mereka. Kelompok ini menamakan dirinya Paguyuban Ziaroh.

Dari keterangan pengontrak rumah, mereka hanya mendiskusikan dan membahas rencana kegiatan ziaroh ke makam-makam para wali atau ustad serta tokoh agama islam yang lain.

“Kelompok ziaroh ini di ketuai oleh Rizka Tirto Abu Rizar, berasal dari Kecamatan Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat,“ jelas AKP Agus Irianto.

Sejauh ini, Devy Hartono sendiri selaku pengontrak rumah jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Pihak Polsek Karangmalang akhirnya berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk terus memantau aktivitas dari Paguyuban Ziaroh yang sempat membuat warga merasa kurang nyaman.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge