0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendataan NPWZ Dikebut

Karanganyar — Pendataan pembayar zakat dikebut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menerbitkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ). Target pemutakhiran data pada akhir tahun ini.

“Tahun ini harus klir semua untuk pendataan NPWZ. Pembayaran zakat 2,5 persen tiap bulan menjadi lebih jelas siapa identitasnya. Pada prinsipnya, tidak ada perbedaan pemungutan sistem konvensional dengan melalui NPWZ. Namun ini sesuai Peraturan Dirjen Pajak Nomor Per-33/PJ/2011,” kata Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso dalam sarasehan rutin di pendopo rumah dinas bupati Karanganyar, Selasa (29/8).

Aturan itu memuat badan/lembaga yang dibentuk atau disahkan pemerintah selaku penerima zakat atau sumbangan keagamaan bersifat wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Dengan penetapan badan/lembaga penerima zakat atau sumbangan keagamaan ini, Direktorat Jenderal Pajak berharap wajib pajak dapat dengan mudah menjalankan kewajiban perpajakannya.

“Data per orang berikut alamannya harus akurat sebagai informasi penting di NPWZ. Pencatatan ini penting untuk mengurangi jumlah bruto wajib pajak. Minimal, 11 ribu PNS di Karanganyar didata duluan karena mereka pendonor aktif,” katanya.

Di Karanganyar, perolehan zakat infaq dan sedekah hampir Rp 1 Miliar pada Agustus.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge