0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendistribusian Air Bersih Distop

Ilustrasi kekeringan ()

Karanganyar — Ancaman kekeringan pada musim kemarau tak membuat Pemkab Karanganyar bergeming. Bahkan, anggaran dropping air bersih ke penduduk terdampak dicoret.

“Tahun ini tidak dianggarkan dropping air bersih dari APBD,” kata Kabag Kesra Pemkab Karanganyar, Agam Bintoro kepada Timlo.net, Selasa (29/8).

Penghapusan program itu didasari anggaran di pos tersebut tak terpakai tahun lalu. Pemkab mengasumsikan kemarau tak berdampak masif bagi kesejahteraan warga Karanganyar tahun ini. Apabila nantinya terjadi bencana kekeringan, Pemkab optimistis pengadaan air bersih bisa ditopang instansi lain seperti BPBD, Baznas, maupun PMI.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko memprediksi musim kemarau di wilayahnya tidak akan berdampak signifikan bagi keberlangsungan hidup warga. Suplai air minum dari berbagai sumber dinilai cukup. Meski demikian, BPBD tak menampik kekeringan di Karanganyar berdampak pada seretnya suplai air pertanian.

“Air bersih untuk konsumsi pokok harian warga Karanganyar tersedia dari berbagai sumber. Ada Pamsimas, Sipas dan sumur dalam oleh baznas maupun pemerintah. Paling-paling, hanya sebagian kecil di Gondangrejo merasakan kekeringan. Itu pun sudah diantisipasi dengan air sumur dalam,” kata Bambang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge