0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rudy Sebut Pejabat yang Digeser Tak Berarti Buruk

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo melantik 167 pejabat struktural di lingkungan Pemkot Solo, Selasa (29/8) (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo merombak 167 jabatan struktural, Selasa (29/8). Walikota Solo menekankan kepada pejabat yang kini menduduki jabatan baru agar menyikapi perombakan jabatan dengan positif.

“Entah itu promosi, mutasi, digeser, jangan dianggap sebagai bencana. Tapi ini evaluasi agar kita bisa menjalankan tugas lebih optimal,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Ia menambahkan bahwa perombakan struktur pejabat dalam pemerintahan sebagai hal biasa. Pejabat yang digeser ke posisi lain bukan berarti memiliki kinerja buruk. Apalagi, pada perombakan kali ini, Pemkot juga mengisi banyak jabatan yang kosong karena ditinggal pensiun.

“Kita geser bukan berarti kinerjanya buruk. Bisa jadi kemarin kurang cocok dengan bidangnya atau bawahannya. Banyak hal yang jadi pertimbangan,” kata dia.

Perombakan ini sendiri sudah berulang kali disampaikan Rudy kepada jajaran Pemkot Solo sejak pelantikan pejabat baru saat pergantian tahun. Evaluasi akan dilaksanakan enam bulan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru berjalan.

“Sudah berjalan enam bulan, evaluasi dilakukan berjenjang dan memakan waktu satu bulan. Bulan ini baru diumumkan hasil evaluasinya,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo, Rakhmat Sutomo.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge