0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kualitas Obat Terlarang Rendah, Wanita Ini Mengadu ke Polisi

ilustrasi obat (merdeka.com)

Timlo.net—Seorang wanita asal Montana, Amerika Serikat (AS) menelepon 911. Dia mengadu ke layanan darurat itu karena dia membeli obat terlarang methamphetamine (meth). Dia merasa kualitas obat itu buruk karena meninggalkan rasa pahit di mulutnya, tulis polisi dilansir oleh thesmokinggun.com.

Seorang polisi dari Departemen Kepolisian Great Falls lantas dikirim ke rumah sang wanita yang bernama Margery Ann Dayrider. Sang wanita berusia 33 tahun itu menelepon polisi minggu lalu setelah mengalami reaksi buruk dari meth yang dia suntik ke tubuhnya. Margery memberitahu polisi Jon Marshal jika dia merasa ditipu pengedar obat sehingga membeli meth berkualitas buruk. Dia lantas mengalami efek samping karena obat itu mulai dari muntah-muntah, lidah gatal dan rasa pahit di mulut.

“Saya memakai meth tiga kali sehari setiap hari dan tidak pernah mengalami reaksi seperti ini sebelumnya,” ujar Margery kepada polisi. Dia berkata dia dan pacarnya membeli obat itu semalam sebelumnya. Dia memakai obat itu sebanyak tiga kali sebelum menelepon polisi.

Saat berbicara dengan polisi, wanita itu ternyata masih menyimpan meth di dalam pakaian dalamnya. Dia lalu menyerahkan sisa obat narkotika itu kepada sang polisi. Setelah diuji, obat yang dikonsumsi wanita itu memang adalah meth. Margery lantas ditahan dengan tuduhan kepemilikan obat terlarang. Dia terancam hukuman maksimal hingga 5 tahun penjara.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge