0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apakah Kota Z yang Hilang Berhasil Ditemukan?

Sketsa peradaban Kuhikugu sebelum runtuh. (dok: timlo.net/ oktaviosilveira.com.br)

Timlo.net—”The Lost City of Z” adalah sebuah film yang dirilis 2016. Dibintangi oleh Charlie Hunnam, film itu diangkat dari kisah nyata sosok Percy Fawcett dalam mencari Kota Z di Hutan Amazon. Percy adalah seorang pembuat peta, arkeolog Inggris dan seorang selebriti internasional pada awal abad ke-20. Kepopuleran Percy membuat dirinya menjadi inspirasi untuk karakter terkenal dalam film seperti Indiana Jones.

Dia percaya jika ada sebuah peradaban kuno yang sama majunya dengan peradaban Barat di pedalaman wilayah Hutan Amazon. Peradaban itu dikatakannya lebih tua dibandingkan peradaban masyarakat Barat dan berlokasi di sebuah tempat yang dia sebut Kota Z. Selama 100 tahun, dunia mengolok-ngolok Percy karena keyakinan akan adanya Kota Z, pusat peradaban yang hilang. Percy sendiri tidak berhasil menemukan kota itu karena Percy dan putera sulungnya Jack hilang dalam ekspedisi terakhir mereka pada 1925 saat berusaha mencari Kota Z.

Hilangnya Percy dan Jack sendiri menjadi misteri dan banyak diberitakan oleh berbagai media di dunia. Ada beberapa teori tentang menghilangnya dua penjelajah ini. Ada yang mengatakan jika keduanya mati dibunuh suku kanibal di pedalaman Hutan Amazon. Ada yang percaya keduanya sudah menemukan Kota Z dan tidak ingin kembali ke Inggris.

Lantas bagaimana dengan Kota Z? Apakah kota itu berhasil ditemukan? David Grann, mantan penulis untuk media The New Yorker menulis sebuah buku berjudul “The Lost City of Z” pada 2009. David melacak kembali ekspedisi terakhir Percy dan puteranya hingga ke kedalaman Hutan Amazon. Dia tidak berhasil menemukan bukti keberadaan Percy dan rombongannya. Tapi dia menemukan hal lain, sebuah area yang Percy yakini sebagai Kota Z. David percaya jika Kota Z yang disebut-sebut oleh Percy adalah sebuah wilayah disebut Kuhikugu, tulis Telegraph.co.uk.

Pendapat serupa diutarakan oleh Profesor Antropologi dari Universitas Florida, Amerika Serikat (AS), Michael Heckenberger. Dia menghabiskan waktu selama 10 tahun meneliti kemungkinan ini. Kuhikugu adalah sebuah tempat arkeologi yang berada di hulu Sungai Xingu di Hutan Amazon. Dari penelitiannya terungkap jika Kuhikugu adalah sebuah pemukiman yang terdiri dari 20 kota dan desa dengan wilayah seluas 20 ribu km persegi. Diperkirakan Kuhikugu ini dihuni oleh sekitar 50 ribu orang dan berdiri sekitar 1500 hingga 400 tahun lalu.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge