0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Halaman yang Sebar Berita Palsu Tidak Bisa Beli Iklan di Facebook

Fitur melaporkan berita palsu di Facebook. (Dok: Timlo.net/ Ubergizmo. )

Timlo.net—Facebook mengambil langkah konkret untuk mengatasi penyebaran berita palsu pada platform mereka. Perusahaan itu hari ini (29/8) mengumumkan jika halaman Facebook yang menyebar berita palsu tidak lagi bisa beriklan dalam platform mereka. Mereka akan secara aktif memblokir halaman-halaman itu supaya tidak bisa beriklan selama mereka masih menyebar berita palsu. Sebelumnya Facebook sudah memblokir para pengiklan yang memasang iklan dengan link berita yang ditandai sebagai berita palsu oleh organisasi pengecek fakta pihak ketiga.

Facebook berkata dalam sebuah pernyataan jika halaman Facebook berkali-kali membagi berita yang ditandai sebagai berita palsu, halaman itu tidak lagi bisa beriklan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran berita palsu. Selain itu, langkah ini juga mencegah halaman seperti ini menghasilkan uang dari penyebaran berita palsu.

Rupanya sosial media itu sudah menemukan bukti jika ada halaman di Facebook yang memasang iklan supaya penyebaran berita hoax lebih luas. “Berita palsu merugikan komunitas kita. Berita itu membuat dunia kurang terinformasi dan melunturkan kepercayaan,” tulis Facebook dilansir dari Ubergizmo.

Facebook melawan penyebaran berita palsu dalam tiga area kunci. Pertama, mereka berusaha mencegah penyebar berita palsu memperoleh uang dari platform mereka. Kedua, Facebook menciptakan produk baru yang mencegah penyebaran berita palsu. Ketiga mereka memampukan pengguna membuat keputusan yang lebih terinformasi saat berjumpa dengan berita palsu. Larangan beriklan itu tidaklah permanen. Jika halaman-halaman itu berhenti menyebar berita palsu, mereka bisa memasang iklan lagi.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge