0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasoepati Gelar Kongres Tahun Ini

Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Organisasi suporter Persis Solo yakni DPP Pasoepati memastikan menggelar kongres untuk kepengurusan baru di tahun 2017 ini. Pasangan Bimo Putranto dan Ginda Ferachtriawan di tahun ini telah melewatkan empat tahun masa kepemimpinan.

“Kompetisi Liga 2 yang saat sedang berlangsung adalah kompetisi kedua yang dijalani Persis Solo saat kepengurusan periode Mas Bimo dan saya. Jadi, setelah kompetisi ini berakhir, kongres Pasoepati baru bisa digelar. Tentunya dengan agenda pemilihan Presiden dan pengurus yang baru,” terang Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, Senin (28/8).

Sebelumnya DPP Pasoepati telah menggelar pertemuan dengan korwil-korwil terkait agenda kongres. Sementara Presiden Pasoepati, Bimo Putranto menilai kongres bakal digelar pada November mendatang.

“Masing-masing korwil biaa mengirimkan perwakilan serta menyampaikan uneg-unegnya seperti apa. Semua bisa dimusyawarahkan, jangan sampai saat kongres malah terjadi debat kusir yang tidak berkesudahan,” imbuhnya.

Sementara terkait bakal calon atau kandidat yang bisa bersaing, Ginda menegaskan semua anggota aktif Pasoepati bisa mencalonkan diri. Dia sendiri mengaku belum memikirkan apakah bakal mencalonkan diri atau tidak.

“Jadi pimpin di organisasi suporter  harus terjun langsung ke lapangan. Bisa berkonsolidasi dengan manajemen, pihak keamanan dan siap kapanpun saat dibutuhkan. Kalau saya sekarang lebih fokus mendukung Persis lolos ke putaran 16 besar dulu,” bebernya.

Mengacu pada AD/ART Pasoepati, durasi setiap kepengurusan adalah selama dua kali kompetisi resmi. Pasangan Bimo dan Ginda sendiri telah memimpin Pasoepati sejak 2013. Akan tetapi serangkaian anomali persepakbolaan Indonesia, membuat organisasi di tubuh Pasoepati turut molor.

Dua kali kompetisi yang diakui sebagai dasar acuan kongres Pasoepati adalah di musim 2014 dan selesainya musim 2017 nanti. Sementara saat dibekukannya PSSI oleh FIFA hingga sempat adanya kompetisi Piala Kemerdekaan dan Indonesia Soccer Championship (ISC) B, tetaplah tak diakui.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge