0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi: Pestisida Dicampur Air untuk Obati Kutu

ilustasi keracunan (merdeka.com)

Boyolali — Polres Boyolali terus melakukan penyelidikan kasus keracunan yang menimpa empat korban, masih satu keluarga warga Tegalombo, Kiringan, Boyolali, yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia. Dari saksi yang diperiksa, obat kutu tersebut diracik ST berupa campuran insektisida (obat hama tanaman) dengan air biasa.

“Diazinon diracik dengan air biasa, obat dibeli di toko pertanian seharga Rp 20 Ribu,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Mifthakul Huda, Senin (28/8).

ST, meracik obat diazinon dan ditaruh dalam botol kecil. Keluarga korban diberi enam botol, yang diantarkan oleh Bd , anak ST. Bd juga yang membeli obat pestisida ke toko pertanian, meski kemasannya berbeda dengan yang biasa yang dibeli. Namun kandunganya sama.

“Kita juga memeriksa SM, yang mengetahui ST meracik obat tersebut,” tambahnya.

Meksi begitu, pihaknya masih menunggu hasil tes laboratorium terhadap sisa cairan di dalam botol dan tes darah korban. Selain itu juga akan meminta keterangan ahli dari BPOM serta dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengenai standar perlindungan konsumen terhadap produk yang diperdagangkan.

“Ibu Akhir dan tiga anaknya termasuk korban, karena mereka yang memakai,” imbuhnya.

Hanya saja, lanjut Huda, pihak korban tidak akan menuntut secara hukum berkait kejadian tersebut. Sejauh ini, pihaknya belum memeriksa keluarga korban karena masih berduka.

“Keluarga tidak akan menuntut secara hukum atas kasus ini,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge