0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hina Wartawan, PWI Solo Kecam Keras Kapolres Waykanan

Logo PWI (dok.timlo.net/red)

Solo — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solo mengecam keras tindakan Kapolres Waykanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan yang menyinggung profesi wartawan sebagai kotoran hewan. Tidak selayaknya, kata-kata kotor tersebut keluar dari sosok seorang perwira menengah tersebut.

“Perkataan Kapolres Waykanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan sangat menyakiti teman-teman wartawan seluruh Indonesia,” terang Wakil Ketua PWI Solo Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, Sri Hartanto, Senin (28/8).

Menurutnya, jika benar Kapolres Waykanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan mengatakan hal yang tak sepantasnya itu maka wajib ditanggapi serius dan tidak cuma berhenti pada permintaan maaf. Yang bersangkutan wajib dilaporkan ke ranah hukum.

“Jika memang itu terjadi, harus dilaporkan ke ranah hukum. Dan sanksi tegas dari Polri harus mencopot jabatannya sebagai Kapolres,” tandas Hartanto.

Kecaman dari PWI Solo bukan tanpa alasan, mengingat Ayah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Achmad Saleh juga berporfesi sebagai pewarta di era tahun 1960-an. Beliau wartawan senior di Palembang, Sumatera Selatan. Profesi di bidang jurnalistik menjadi salah satu sumber penghasilannya untuk membiayai sekolah Tito hingga meraih jabatan tertinggi di kepolisian.

“Ayah Jendral Tito Karnavian saja juga wartawan, kok ini malah menghina,” kata Hartanto.

Seperti diberitakan, Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul Kurniawan kelewat batas terhadap wartawan. Ketika jurnalis hendak mengabadikan sebuah cekcok yang nyaris berujung bentrok, dia malah melarang seorang wartawan untuk mengabadikan momentum tersebut. Perwira melati dua itu malah menghina profesi wartawan dan mendiskreditkan media cetak di Lampung. Di hadapan dua wartawan, Budi menyamakan profesi jurnalis dengan kotoran hewan.

Bukan itu saja, dia juga menyatakan koran di Lampung tidak ada yang membaca. Penghinaan tersebut dia lontarkan saat penertiban massa pro dan kontra batu bara yang hampir terlibat chaos di Kampung Negeribaru, Blambanganumpu, Waykanan, Minggu (27/8) sekitar pukul 02.30 WIB.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge