0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Anggota Saracen, PNS akan Ditindak Tegas

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) (dok.timlo.net/gg)

Solo — Pemerintah tak akan ragu menindak Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang terbukti terlibat jaringan penyebar ujaran kebencian. Hal ini disampaikan menyusul terungkapnya salah satu PNS di Bantul yang diduga tergabung dalam jaringan Saracen yang sedang diusut polisi.

“Kalau terbukti akan kita tindak tegas,” kata Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo saat dihubungi melalui telepon, Senin (28/8).

PNS yang terbukti menyebarkan ujaran kebencian, lanjutnya, bisa diganjar sanksi sesuai Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Dalam aturan tersebut, PNS wajib menaati aturan perundang-undangan yang berlaku.

“ASN wajib menjaga perilaku, pikiran dan ucapan. Makanya saya selalu tekankan agar ASN benar-benar menghayati panca prasetya,” katanya.

Soedarmo mengaku sampai saat ini belum mendengar adanya PNS yang terlibat jaringan Saracen yang tengah diusut pihak kepolisian. Termasuk PNS di Bantul yang ditangkap polisi dua hari yang lalu.

“Setahu saya tidak ada,” kata dia singkat.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari yang lalu polisi mengungkap jaringan Saracen yang menyebarkan ujaran kebencian berbau SARA di dunia maya. Jaringan ini diperkirakan sangat besar dan tersebar di berbagai daerah. Ada sekitar 800 ribu akun yang tergabung dalam grup facebook Saracen saja.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge