0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyediaan Lahan PLTSa Putri Cempo Makan Waktu Tiga Bulan

TPA Putri Cempo, Mojosongo. Jebres, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo dikebut. Persiapan mulai dikerjakan dengan memindahkan sampah di lahan yang akan dipakai untuk bangunan PLTSa. Pemindahan sampah diperkirakan memakan waktu tiga hingga empat bulan.

“Ada sekitar 159 ribu meter kubik sampah yang harus dipindah untuk menyediakan lahan,” kata Kepala DLH Solo, Hasta Gunawan, Senin (28/8).

Pengosongan Lahan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Putri Cempo, kata Hasta, harus dilaksanakan sebelum pembangunan fisik PLTSa dimulai. Kondisi TPA Putri Cempo saat ini belum ideal untuk memulai pembangunan. Lahan kosong yang belum berisi tumpukan sampah hanya tersisa 1,8 Hektar. Sementara PLTSa diproyeksikan membutuhkan lahan paling tidak 2,5 Hektar. Belum lagi lahan tambahan yang dibutuhkan selama pembangunan.

Tumpukan sampah di lahan yang akan digunakan rencananya dipindahkan ke lokasi lain di kawasan TPA Putri Cempo. DLH mengerahkan empat sampah dan dua ekskavator untuk memindahkan ratusan ribu meter kibik sampah itu.

“Sudah kita kerjakan sejak beberapa hari kemarin,” katanya.

Peletakan batu pertama PLTSa Putri Cempo sendiri rencananya dilaksanakan awal Januari 2018 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, bahan-bahan dan alat dimasukkan ke TPA Putri Cempo sementara pemindahan sampah terus berjalan.

“Jadi tidak perlu nunggu pengosongan lahan selesai baru bahan-bahan bangunan masuk,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge