0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hasil Rembug Nasional Jadi Rujukan Gerakan Revolusi Mental

Ketua Panitia Pusat Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental, Soedarmo (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental resmi ditutup di halaman Benteng Vastenburg, Minggu (27/8). Hasil pembahasan ribuan peserta itu diharapkan dapat diimplementasikan di seluruh daerah.

“Harapan kami dari pelaksanaan ini adalah agar ke depan ada peningkatan pemahaman dan implementasi gerakan revolusi mental,” kata Ketua Panitia Pusat Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental, Soedarmo usai penutupan.

Seperti diketahui, lima ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 55 kabupaten/kota berkumpul di Solo sejak Jumat (25/7) kemarin. Mereka membahas arah gerakan sekaligus implementasi gerakan revolusi mental.

Selama sehari penuh, mereka mengikuti Rembug Nasional di lima hotel di Solo dan Sukoharjo. Dalam Kegiatan tersebut dibicarakan arah dan implementasi Gerakan Indonesia Bersih, Indonesia Melayani, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Tertib, dan Indonesia Bersatu.

“Kita berharap kepada seluruh komponen bangsa bisa merujuk, mempedomani penjabaran yang dihasilkan dari rembug nasional ini,” kata pria yang juga menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Solo, Subagio mengaku masih banyak yang perlu diperbaiki dalam instansi yang ia pimpin. Selama ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikomandoinya berupaya meningkatkan transparansi dengan menerapkan teknologi informasi dalam pengelolaan pasar.

“Sistemnya sudah transparan, manusianya harus menyesuaikan. Etos kerja, gotong royong juga harus ditingkatkan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge