0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji dari Makkah Menuju Arafah

Bus yang melayani jamaah haji (merdeka.com)

Timlo.net – Naqabah, Organda Arab Saudi, menyiapkan ribuan bus untuk membawa jamaah haji Indonesia dari Makkah menuju Arafah. Jamaah mulai diberangkatkan menuju Arafah pada 30 Agustus 2017 dengan sistem taraddudi (shuttle).

“Transportasi untuk Makkah-Arafah akan disiapkan 21 bus per maktab. Kalau ada 70 maktab berarti total 1.470 bus. Bus ini akan bergerak dengan sistem taraddudi, berputar sebanyak 3 kali,” ujar Kasi Transportasi Daker Makkah Asep Subhana di Makkah, Sabtu (26/8).

Dengan berputar tiga kali, maka satu bus cukup diisi 40-45 orang. Sebab, satu maktab berjumlah sekitar 3.000 orang.

“Semua jemaah dipastikan akan mendapat tempat duduk. Jamaah agar bersabar karena mobil akan berputar sampai semua jamaah terbawa ke Arafah,” kata Asep.

Namun jumlah bus dibatasi hanya 21 per maktab karena jarak Makkah ke Arafah hanya 10 km. Sebab, jika bus terlalu banyak, maka akan terjadi kemacetan.

Bus juga akan digunakan untuk membawa jamaah dari Arafah ke Muzdalifah. Di sana juga akan dikurangi lagi, hanya 7 bus per maktab. Sebab, jarak Arafah-Muzdalifah lebih pendek, hanya 5 km.

“Bus ini akan berputar terus selama 6 jam, mulai jam 18.00-24.00 WAS, atau sampai jamaah habis terbawa semua ke Muzdalifah,” jelasnya.

Tahun ini pergerakan jamaah dari Makkah ke Arafah tidak lagi menggunakan sistem undian (qurah), tapi sistem lantai per lantai. Jamaah yang ada di lantai pertama akan berangkat lebih dahulu ke Arafah, dilanjutkan lantai berikutnya sampai habis.

Penempatan jamaah di Arafah juga akan menyesuaikan dengan sistem baru. Jamaah yang tinggal di lantai bawah hotel yang diberangkatkan kali pertama, akan ditempatkan di tenda paling belakang. Begitu seterusnya secara berurutan.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge