0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BTN Optimis Penyaluran Kredit Bisa Lebih Baik

ilustrasi perumahan (Timlo.net - Setyo)

Solo – Realisasi kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang dikucurkan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Solo hingga awal semester dua baru mencapai 41 persen dari target. Rendahnya penyaluran kredit itu dipengaruhi beberapa faktor, mulai ekonomi yang lesu dan ketidaksiapan pengembang dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sampai dengan Juli kemarin tercatat realisasi penyeluran kredit kita sebanyak Rp 213,5 miliar. Terdiri dari KPR subsidi senilai Rp 34,6 miliar atau 41,1 persen dan nonsubsidi senilai Rp 178,8 miliar atau 48,4 persen,” ujar Kepala Kantor Cabang BTN Solo, Dwihatmo Arisumasto kepada wartawan, Sabtu (26/8).

Diakui, penyaluran kredit pada semester pertama cenderung seret. Namun demikian kondisi itu dianggapnya tidak hanya terjadi pada sektor properti, tapi juga hampir di semua lini. Lesunya kondisi ekonomi dan sikap wait and see masyarakat menjadi faktor dominan dari rendahnya penyaluran kredit.

“Apalagi juga ditambah dari sisi pengembang. Dimana masih banyak yang kesulitan membangun karena terganjal perijinan, sehingga ini turut memperparah penyaluran KPR,” jelasnya.

Menyikapi kondisi itu, ia masih optimis pada semester dua ini kondisinya bisa jauh lebih baik. Terlebih pemerintah memberikan kelonggaran ketentuan Loan to Value (LTV) serta ada penurunan BI 7-days Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan Bank Indonesia dari 4,74 persen menjadi 4,50 persen.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge