0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KKN Unisri  Ajari Siswa SD Bikin Taboka

Mahasiswa KKN Unisri ajari siswa SD membuat tabungan dari botol bekas (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) peserta program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang  berlokasi di Desa Kwadungan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar mengajari siswa Sekolah Dasar (SD) membuat  tabungan dari botol bekas (Taboka)

“Tim KKN Unisri Desa Kwadungan ingin  melestarikan lingkungan dengan cara menekan pembakaran sampah plastik,  khususnya botol plastik bekas menjadi produk bernilai ekonomis yaitu tempat tabungan,” ungkap mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Unisri, Maria Magdalena Alwees Shinta Dewi kepada Timlo.net saat bertemu di Kampus Unisri, Solo, Sabtu (26/8).

Maria mengemukakan, sampah plastik sulit terurai, sehingga  mencemari lingkungan. Diperlukan waktu lama terurai. Tidak adanya Tempat Pembuanga Akhir (TPA) sampah di Desa Kwadungan membuat kekhawatiran bahaya lingkungan hidup akan tercemar. Sehingga masyarakat  sekitar  saat ini membakar sampah organik dan sampah plastik di halaman rumah.

“Padahal plastik yang sudah terbakar akan terurai 1000 tahun,” ujarnya.

Bersama rekan-rekannya, Maria mengajari siswa SD Kwadungan dan warga Dusun Bulak membuat tempat tabungan (celengan) berbahan baku botol plastik bekas yang diberi nama Taboka.

Di luar dugaan, siswa-siswa SD dan masyarakat sangat antusias dan senang bisa membuat Taboka. Hasilnya sangat kreatif dan bernilai jual ekonomis.

Ketrampilan ini, kata Maria, akan terus diajarkan dan dikembangkan. Harapannya bisa menjadi salah satu jenis usaha home industry di desa setempat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge