0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wedangan Bareng, Wiranto Cerita Soal Perppu Ormas

Wiranto (foto: Khalik)

Solo — Kekhawatiran masyarakat terkait Perppu No2 tahun 2017 tentang organisasi masyarakat (Ormas) dinilai terlalu berlebihan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya, Pemerintah tidak akan berlaku sewenang-wenang jika memang Perpuu Ormas itu diberlakukan.

“Jadi pelaksanaan Perppu ini gak saklek (absolut-red). Ada pertimbangan khusus dalam pelaksanaannya,” kata Wiranto saat bincang santai dengan warga Solo di Kawasan Jajar, Laweyan, Jumat (25/8) malam.

Wiranto mencontohkan, saat Perppu ini telah dijalankan maka ada peringatan pertama, kedua hingga ketiga sebelum aparat bertindak tegas. Jika peringatan tersebut tidak ditaati, maka akan dilakukan tindak lanjut.

“Semisal, ada kelompok radikal penentang Pancasila. Maka akan diperingatkan dulu, jika apa yang dilakukan itu salah. Jika mereka tetap ngeyel, akan dilakukan pendekatan lebih lanjut sampai nanti tiga kali. Jika masih tidak bisa dibenahi, baru kita tindak tegas karena membahayakan dasar negara,” terang Wiranto.

Dalam kegiatan yang digelar santai tersebut, Wiranto juga menyinggung terkait pemberlakuan UU ITE untuk menangkal isu hoax yang kerap dilontarkan oleh kelompok tertentu yang berorientasi mengancam integrasi bangsa. Hingga saat ini, pemerintah masih merancang undang-undang untuk menangkal bentuk provokasi melalui jaringan internet.

“Maka dari itu, kami butuh dukungan dari para pengguna internet untuk menangkal segala bentuk hoax melalui internet. Bantu kami menangkal hoax dengan membangun opini positif untuk menangkal hal negatif demi keutuhan bangsa dan negara,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge