0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Gelar Simulasi, Antisipasi Kisruh Pilkada

Simulasi penanganan kekacauan saat Pilkada. (Foto:Raymond)

Karanganyar – Massa yang tak puas hasil pemungutan suara berbuat onar di depan kantor KPU Karanganyar, Kamis (24/8) sore. Mereka bentrok dengan aparat kepolisian dan menjarah barang-barang di toko swalayan tak jauh dari kantor tersebut.

Massa tersebut makin emosional setelah tuntutannya menyeret keluar ketua KPU ditolak. Massa menuding oknum di KPU mencurangi pemungutan suara untuk memenangkan salah satu calon. Dari semula orasi, berubah menjadi anarkis.

Mereka mencoba membobol barisan petugas dengan melemparkan bom molotov, kursi, ban bekas hingga telur busuk.
Tim negosiator Polres Karanganyar yang semula mempersuasi massa, diminta mundur. Berganti pasukan Dalmas dan armada pemadam kebakaran.

Massa dipukul mundur dengan tembakan gas air mata dan semprotan water cannon. Selain itu, oknum provokator diringkus.

Suasana genting pascapemungutan suara itu disimulasikan Polres Karanganyar untuk menakar kesiapan anggotanya menghadapi kondisi tak terkendali. Sebanyak 250 anggota kepolisian dari berbagai satuan dipimpin langsung Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko.

“Sistem pengamanan kota disimulasikan. Melihat kesiapannya mengawal dan mengamankan Pemilukada. Kita bisa melihat sarana dan prasarana serta personel sudah sangat siap,” kata Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge