0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hindari Motor, Bus Karyawan Pabrik Nyeruduk Rumah

Minibus jemputan karyawan tabrak rumah milik Heri KIswanto, Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong. (foto: Agung Widodo)

Sragen – Gara-gara menghindari sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, sebuah minibus antar jemput karyawan nopol AD 1057 PF menyeruduk rumah Heri Kiswanto, warga Desa Purworejo RT 03, Kecamatan Gemolong. Kejadian itu kontan membuat gempar warga sekitar yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut.

“Kejadiannya tadi pagi di Dukuh Purworejo, bus nabrak rumah saat para karyawan berangkat kerja,” kata istri Kepala Desa Purworejo, Ny Dipo, Jumat (25/8).

Menurut Ny Dipo, bus yang menabrak rumah korban adalah jemputan tenaga kerja di sebuah pabrik di daerah Kalioso, Karanganyar. Saat itu bus hendak mendahului kendaraan di depannya. Tapi dari arah berlawanan melaju sebuah sepeda motor.

Kejadian berawal ketika minibus yang dikemudikan Giyatman (43), warga Dukuh Ngeroto RT 13, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Sragen datang dari arah utara menuju ke selatan atau arah Gemolong dengan kecepatan tinggi.

Sedangkan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Grand AD 4503 BN, yang dikendarai Suroto (66), warga Dukuh Purworejo RT 3B, Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong.

Saat mendekati lokasi kejadian diduga sopir bis mendahului kendaraan di depannya. Tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan. Untuk menghindari tabrakan, Giyatman kemudian membanting stir ke kanan dan sempat menyenggol stang motor Honda Grand tersebut.

Namun bukannya terhindar dari kecelakaan minibus justru menabrak bengkel milik Heru Kiswanto.

Akibat kejadian itu rumah Heri Kiswanto, yang sehari-hari dipakai untuk usaha bengkel sepeda motor tersebut roboh. Semua peralatan bengkel yang berada di dalamnya hancur berantakan akibat ditabrak minibus yang datang secara tiba-tiba.

“Kalau untuk korban meninggal tidak ada, hanya pemilik bengkel, Heri luka ringan di kepala dan sudah dibawa ke rumah sakit. Kerugian sekitar Rp 8 juta, tapi itu belum termasuk peralatan bengkel,“ terangnya.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti melului Kanitlaka Iptu Sudarmaji membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah memintai keterangan kedua belah pihak pengendara dan korban serta saksi yang mengetahui kecelakan itu.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge