0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Karena Presiden Tak Datang, Peserta Jamnas Pulang Lebih Awal

Peserta yang masih bertahan di Stadion Manahan menari bersama tari "ge mu famire" sebagai mata acara terakhir, Jumat (25/8) (foto: Rosyid)

Solo – Sebagian peserta Jambore Revolusi Mental pulang lebih awal sebelum acara pembukaan yang digelar di Stadion Manahan selesai. Ketidakhadiran Presiden diduga menjadi penyebab peserta tidak mematuhi jadwal.

“Ini karena (yang membuka) bukan bapak presiden, jam segini sudah banyak yang keluar dan pulang,” kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Solo, Ari Wibowo, Jumat (25/8).

Pernyataan tersebut dia sampaikan untuk menjawab Timlo.net terkait antisipasi kemacetan saat ribuan peserta meninggalkan lokasi di Stadion Manahan. Hal itu ia sampaikan saat acara di dalam stadion masih berlangsung. Artinya, banyak peserta yang meninggalkan lokasi sebelum acara selesai.

foto: Rosyid

foto: Rosyid

foto: Rosyid

Terkait hal itu, Ari Wibowo menilai dari sudut pandang rekayasa lalu lintas lebih menguntungkan. Pasalnya, peserta meninggalkan lokasi secara bergelombang. Dengan demikian, beban lalu lintas lebih mudah dipecah dibanding bila peserta keluar pada saat bersamaan.

“Daripada keluarnya harus bersamaan, pasti macet,” kata dia.

Pantauan Timlo.net, ratusan peserta bahkan tidak memasuki stadion sama sekali. Mereka justru asyik duduk-duduk area parkir di luar stadion. Alhasil, kursi di stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu hanya terisi sekitar sepertiga kapasitas.

Terkait lalu lintas, Dishub Kota Solo bisa dibilang sukses merekayasanya sehingga dampak kehadiran sekitar 10 ribu peserta itu tidak terlalu terasa. Kemacetan memang sempat terjadi sejenak di sekitar Stadion Manahan.

Namun tingkat kemacetan masih wajar mengingat banyaknya peserta acara. Perjalanan dari Stadion Manahan sampai Lapangan Kota Barat pun masih bisa ditempuh dalam jarak kurang dari lima menit.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge