0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kembangkan Keterampilan Keintiman Supaya Hubungan Langgeng

Makan bersama. (dok: timlo.net/ timesofindia.com)

Timlo.net—Dalam era digital ini, lebih mudah bagi kita untuk menyendiri dibandingkan bersama dengan orang lain. Oleh karena itu, banyak orang sulit mengembangkan hubungan yang sehat dengan keluarga, pasangan dan teman mereka.

Dalam buku barunya, “Together, Closer: Stories of Intimacy in Friendship, Love and Family”, ilmuwan saraf Giovanni Frazzetto berkata kita perlu belajar lagi keterampilan membangun keintiman atau keakraban. Proses pembelajaran ini mirip dengan saat orang belajar bahasa baru. Keterampilan keintiman di sini adalah gaya emosi yang mengizinkan kita berbicara dengan orang lain lebih mudah. Dia mengungkapkan beberapa hal yang bisa kita lakukan:

Merasakan beragam emosi

Apakah Anda mengizinkan diri sendiri merasakan segala jenis emosi? Atau Anda seringkali menyangkalnya atau menekannya ke alam bawah sadar? Jika demikian, kebiasaan Anda merugikan diri sendiri. Psikolog Douglas Moseley dan Naomi Moseley berkata jika Anda belajar memahami perasaan Anda lebih baik, Anda akan mengalami hidup lebih berwarna, dekat dan pribadi. Pada akhirnya hal ini akan mengasah keterampilan Anda membangun keakraban dengan orang lain, tulis Times of India.

Bersikap terbuka

Sikap ini akan memberikan Anda keluwesan secara emosional karena mengembangkan pertumbuhan emosi dan menghilangkan kenegatifan. Sikap terbuka juga menolong mengembangkan hubungan intim yang dalam dan berkualitas. Tidak hanya untuk pasangan tapi dengan semua orang yang berarti dalam hidup Anda.

Lepas topeng

Adam Wilder, pencipta “Festival of Togetherness” pertama di dunia percaya jika keintiman atau keakraban adalah elemen ajaib yang membuat semua pengalaman lebih bermakna. Jika Anda berani melepas topeng Anda dan mengizinkan diri sendiri jujur dengan emosi Anda, Anda akan lebih bebas, lebih bahagia dan lebih hidup.

Lebih hadir secara emosional

Sigmund Freud berkata jika cinta dan pekerjaan adalah batu penjuru dari kemanusiaan. Hadir secara emosional berarti kita terbuka untuk menerima dan memberi. Hal ini menolong mengatasi tantangan dalam berkomunikasi atau membangun keintiman.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge