0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gara-Gara Ini PT IBU Dilaporkan Indomaret ke Bareskrim

Konpers kasus produksi beras PT IBU (merdeka.com)

Timlo.net — Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan PT Indo Beras Unggul (IBU) ternyata juga terbukti melakukan kecurangan terhadap retail-retail. Salah satu perusahaan retail yang menjadi korban kecurangan PT IBU adalah Indomaret.

Agung menuturkan, dalam proses pemesanan beras, PT IBU membuat kontrak kerjasama dengan pihak pemesan (retail Indomaret). Namun, PT IBU tidak memenuhi kesepakatan dalam kontrak itu karena seringkali mengirimkan beras yang tidak sesuai dengan permintaan Indomaret.

“Kita temukan perintah internal perusahaan untuk memproduksi beras yang dipesan itu. Di working order itu yang kita dapat lihat fakta-fakta yang tidak sesuai dengan kontrak. Yang diterima pada akhirnya tidak sesuai dengan yang diperjanjikan,” kata Agung di Kantor Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (25/8).

Dia mencontohkan, dalam kesepakatan kontrak, Indomaret meminta PT IBU menyediakan produk beras level dua. Akan tetapi, beras yang dikirim justru kualitas di bawah level lima atau bahkan lebiih rendah.

“Demikian juga dengan varitas. Varitas umpanya di sini beras Rojolele itu juga dalam kontraknya diminta varitasnya Rojolele. Tapi ternyata isinya bukan varitas Rojolele,” ujarnya.

Pihaknya telah melakukan uji laboratorium terkait kualitas beras PT IBU di dua tempat berbeda. Hasilnya, PT IBU terbukti melanggar dan membohongi kesepakatan kontrak dengan pemesan.

“Kita periksa sampai ke pecahan beras, itu soal keutuhan beras dalam satu butir. Kan satu butir bisa pecah jadi dua gitu ya. Dalam satu kemasan, kalau ditentukan (oleh pemesan) pecahannya harus hanya 15 persen, itu dalam kemasan harus hanya pecah mencapai 15 persen saja. Kalau isinya pecah sampai 50 persen berarti beda,” tegasnya.

Sebelumnya, PT IBU telah dilaporkan oleh perwakilan dari perusahaan Indomaret ke kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (24/8) kemarin.

Laporan itu terkait PT IBU yang diduga tidak menepati isi perjanjian kontrak. Perusahaan itu dilaporkan dengan sangkaan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge