0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duit Rp 66 Juta Buat Bayar Tanah Digondol Maling

Ilustrasi pencuri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Bermaksud membayar pembelian tanah, seorang buruh bangunan bernama Bihairi (47) justru menjadi korban pencurian. Akibatnya, uang sebesar Rp 66 Juta miliknya raib dibawa kabur kawanan perampok.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama ketua RT Mulyadi mengambil uang ke Bank Mandiri di Jalan Kolonel H Barlian, Kebon Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (24/8) siang. Korban meminta bantuan karena tidak memiliki rekening sehingga uangnya dititipkan ke rekening milik Mulyadi.

Dalam perjalanan menuju rumah pemilik tanah tak jauh dari bank, ban mobil yang digunakan bocor. Ketika memperbaiki ban, kawanan pelaku mengambil uang terbungkus dalam kresek itu dari mobil.

Mulyadi merasa telah diintai sejak mengambil uang di bank. Kawanan pelaku diduga menggunakan modus pecah ban karena ditemukan banyak paku dan kawat bekas payung menancap di ban mobilnya.

“Kami yakin memang sudah diincar. Pas perbaiki ban, pelaku ambil duit itu, mereka tahu posisinya, padahal di jalanan ramai,” kata Mulyadi saat menemani korban melapor ke Polsek Sukarami Palembang, Jumat (25/8).

Dia berharap, polisi segera menangkap para pelaku dan uang milik korban kembali. Sebab, uang itu rencananya digunakan korban untuk membeli tanah di dekat rumahnya di Jalan Seroja, Kebun Bunga, Palembang.

“Kami tadinya mau serahkan uang itu ke penjual tanah. Heri nitip ke tabungan saya karena tidak punya rekening,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang melalui Kanit Reskrim, Iptu Marwan mengatakan, kasus ini tengah diselidiki dengan memanggil para saksi serta mengupayakan meminta rekaman CCTV di bank dan TKP.

“Masih lidik. Kita sudah lakukan olah TKP untuk mengawali penyelidikan,” tandasnya.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge