0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Setelah 18 Tahun, Vonis Dimas Kanjeng Ditambah Dua Tahun

Dimas Kanjeng Taat Pribadi jalani sidang di pengadilan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Majelis hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi atas kasus penipuan bermodus penggandaan uang. Vonis dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (24/8).

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana penipuan,” kata Ketua Majelis hakim, Basuki Wiyono di Pengadilan Negeri Kraksaan Probolinggo.

Dalam putusan yang dibacakan secara bergantian oleh tiga anggota majelis hakim, tidak ada alasan pemaaf dan pembenar atas tindak pidana yang dilakukan terdakwa.

Proses hukum kasus penipuan berkedok penggandaan uang yang dihadapi Dimas Kanjeng itu berdasarkan laporan korban atas nama Prayitno Supriadi, warga Kabupaten Jember. Terdakwa menunjukkan kemampuan menggandakan uang sehingga korban Prayitno Supriadi tertarik membayar mahar sebesar Rp 800 juta. Terdakwa dinyatakan meraup keuntungan dari tindak pidana yang dilakukannya tersebut.

Pengacara Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Muhammad Sholeh menyarankan kliennya untuk mengajukan banding atas putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Dimas Kanjeng dalam kasus penipuan.

“Saya tetap berharap supaya Taat Pribadi mau banding seperti yang saya sampaikan saat koordinasi putusan tadi bahwa berapapun putusannya, saya memberikan saran untuk banding karena klien saya merasa tidak bersalah,” katanya.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi terjerat dua kasus hukum yakni pembunuhan yang menimpa dua pengikutnya, Abdul Ghani dan Ismail Hidayah yang dibunuh karena dinilai bakal membongkar praktek penipuan yang dijalankan nya, dan kasus penipuan berkedok penggandaan uang.

Dalam kasus pembunuhan, majelis hakim sudah menjatuhkan putusan 18 tahun penjara kepada terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi, namun atas putusan tersebut terdakwa dan JPU sama-sama mengajukan banding.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge