0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satpol PP Berburu Rokok Ilegal

cukai rokok (merdeka.com)

Karanganyar — Peredaran rokok tanpa cukai tembakau maupun cukai palsu dan kedaluwarsa ditengarai marak di wilayah pinggiran Kabupaten Karanganyar. Satpol PP serta Bea dan Cukai Surakarta siap menggerebek lokasi sasaran.

“Kami memiliki intelijen Satpol PP. Terdeteksi banyak sekali (temuan) di wilayah perbatasan seperti wilayah Tawangmangu, Jatiyoso, Jenawi dan Gondangrejo. Untuk rokok putih atau tanpa merek, itu produksi rumah tangga,” kata Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Karanganyar, Joko Nugroho dihadapan peserta Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok DBHCHT bagi Perangkat Pemerintah/Toga/Tomas/Pedagang di Sondokoro, Tasikmadu, Rabu (23/8).

Penertiban praktik penjualan barang bercukai ilegal wajib dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait. Ia menyebut, peredarannya menimbulkan kerugian negara. Barang-barang terkena cukai menyumbang pendapatan negara secara signifikan. Di Karanganyar, Pemda memperoleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2017 Rp 9,8 Miliar atau naik dari tahun 2016 Rp 6,7 Miliar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge