0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerintah Ingin Harga Beras Tidak Boleh Lebih dari HET

Pedagang beras di Pasar Legi Solo (dok.timlo.net)

Timlo.net – Petetapan Harga Eceran Tertingi (HET) untuk komoditi beras sebesar Rp 9.450 per kilogram berlaku mulai 1 September mendatang. HET untuk komoditi beras sesuai zonasi jenisnya.

“Dengan demikian, ketentuan ini kita akan bisa menjaga daya beli masyarakat, akan bisa kita maintenance terus dan diharapkan (harga beras) tidak boleh lebih dari itu (HET),” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kamis (24/8).

Dia menjelaskan, pelaku usaha dalam melakukan penjualan beras secara eceran kepada konsumen wajib mengikuti ketentuan HET. Dengan mencantumkan label jenis beras Medium atau Premium, dan mencantumkan label harga HET pada kemasan.

Ketentuan HET ini dikecualikan terhadap Beras Medium dan Beras Premium yang ditetapkan sebagai Beras Khusus oleh Menteri Pertanian.

Jika pedagang menjual harga beras melebihi HET, maka akan dikenai sanski pencabutan izin usaha sesuai dengan Permendag no.27 Tahun 2017, setelah sebelumnya diberikan peringatan tertulis paling banyak 2 (dua) kali oleh pejabat penerbit.

“Harganya tidak boleh naik ini kan HET. Dengan segala risiko izin usaha dicabut,” tegas Enggar.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge