0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Eceran Tertingi Beras Rp 9.450 per Kilogram

Gudang beras Bulog (dok.timlo.net/red)

Timlo.net – Petetapan Harga Eceran Tertingi (HET) untuk komoditi beras berlaku mulai 1 September mendatang. Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan HET beras ini akan diatur dalam sebuah peraturan menteri perdagangan (permendag).

Nantinya, HET ditentukan oleh zonasi sehingga setiap daerah memiliki harga yang berbeda. Untuk wilayah yang dianggap sebagai produsen beras, HET dipatok lebih rendah.

“Beras medium HET-nya adalah Rp 9.450 per kilogram (Kg). Berlaku Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, Sulawesi,” kata Enggar, Kamis (24/8).

Sementara untuk daerah lain, HET dikalkulasikan dengan biaya distribusi sebesar Rp 500 per Kg.

“Kita hitung biaya transportasinya sebesar Rp 500 menjadi Rp 9.950,” ujarnya.

Selain zonasi, HET juga ditentukan oleh jenis beras yang dibagi menjadi tiga kategori yaitu premium, medium, dan khusus. Namun, penentuan jenis beras, lanjutnya, berada di bawah Kementerian Pertanian.

“Mengenai spesifikasi masing-masing beras ini tidak dibuat complicated (rumit) namun secara sederhana dan itu akan keluar dalam bentuk Permentan (Peraturan Menteri Pertanian),” jelas dia.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge