0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menhub Komentari Temuan Dolar Singapura saat Pejabatnya Ditangkap

Budi Karya Sumadi (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Perhubungan Budi karya Sumadi belum bisa berkomentar banyak terkait sejumlah mata uang asing yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari anak buahnya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

“Saya belum bisa komentar itu kan dugaan, kalau sudah ada pengumuman resmi kita akan menyampaikan itu,” kata Budi saat konferensi pers di Gedung Karsa, Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Kamis (24/8).

Dia belum mengetahui persis kasus yang menjerat anak buahnya itu. Mantan bos Angkasa Pura II ini mengaku hanya mengetahui ada beberapa ruangan yang disegel.

“Saya belum tahu tentang apa, saya belum tahu pak Tony ditangkap, saya tahu hanya ada penyegelan ruang lain, kamar Dirjen Laut,” jelas dia.

Budi merasa prihatin masih ada anak buahnya yang terlibat kasus korupsi.

“Sejak awal saya sudah keras supaya jangan ada orang Kemenhub yang menerima suap atau korupsi,” kata Budi.

Dia mengaku sudah sering melakukan upaya pencegahan korupsi. Pihaknya melakukan sejumlah operasi tangkap tangan kasus pungli di sejumlah daerah.

“Bisa dibuktikan di tahun lalu kami sudah melakukan OTT di Medan, Jakarta, dan Surabaya, bahkan di Samarinda. Ada temuan signifikan terkait internal. Dan tidak ada upaya-upaya untuk lakukan hal tersebut (korupsi),” ujarnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge