0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tiap Bulan, 2000 Orang Tewas di Jalan

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrachman  (dok.timlo.net/achmad khalik)

Karanganyar — Kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tergolong tinggi. Tercatat, tahun 2016 lalu terdapat 26.000 korban meregang nyawa akibat kecelakaan yang terjadi di seluruh Indonesia.

“Jika dirata-rata tiap bulan, hampir 2.000an lebih korban meninggal di jalan raya. Ini sangat memprihatinkan,” terang Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrachman dalam kegiatan Penanganan Korban Laka di Sekitar Jalur Rawan Laka (Blackspot) di Alana Hotel, Colomadu, Karanganyar, Kamis (24/8) siang.

Banyaknya korban Laka Lantas yang terjadi, kata Brigjen Pujiono, diperparah dengan penanganan korban kecelakaan. Banyak diantara masyarakat yang kurang memahami terkait penanganan korban kecelakaan. Sehingga, tidak menutup kemungkinan jika pertolongan yang diberikan justru memperparah keadaan korban.

“Maka dari itu, perlu pemahaman terkait pertolongan pertama dengna melibatkan masyarakat agar tak menimbulkan korban lagi,” jelasnya.

Perwira bintang satu ini juga membandingkan kecelakaan di jalan raya dengan kecelakaan pesawat yang terjadi. Jika kecelakaan pesawat, banyak pihak yang langsung bereaksi dengan memberikan bantuan. Padahal, berdasarkan data yang dimiliki kecelakaan pesawat memakan korban jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kecelakaan di jalan raya. Namun, untuk kecelakaan di jalan raya siapa lagi yang akan peduli jika bukan masyarakat tersebut.

“Maka dari itu, perlu melibatkan berbagai pihak dan mematik kesadaran supaya mereka sadar bahwa pertolongan yang diberikan sangatlah membantu,” terangnya.

Dirinya juga berharap, dalam membantu korban kecelakaan di jalan raya harus dengan kesadaran dan keikhlasan. Sehingga, perbuatan yang didasari dengan niatan tersebut akan sangat mulia dan membantu bagi korban kecelakaan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge