0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

H-2, Panitia Jamnas Revolusi Mental Rapat Pleno

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri selaku Ketua Panitia Jambore Nasional Revolusi Mental, Soedarmo memberi keterangan kepada wartawan usai rapat pleno di Pendhapi Gedhe Balaikota Solo, Rabu (23/8) (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Panitia Jambore Nasional Revolus Mental menggelar rapat pleno terakhir di Pendhapi Gede Balaikota Solo, Rabu (23/8). Rapat tersebut merupakan rapat koordinasi terakhir sebelum pelaksanaan acara 25-27 Agustus mendatang.

“Dari hasil rapat pleno tadi bisa dibilang sudah 95 persen siap,” kata Ketua Panitia, Soedarmo, saat ditemui wartawan usai rapat.

Rapat pleno diikuti seluruh panitia dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pemerintah Provinisi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Solo. Untuk memastikan kelancaran acara, panitia akan menggelar gladi bersih di lokasi pembukaan, Stadion Manahan, Kamis (24/8) besok. Gladi bersih melibatkan panitia lokal untuk memastikan hal-hal teknis disiapkan dengan baik.

“Secara umum teman-teman panitia sudah menyiapkan dengan baik, besok kita gladi bersih untuk melihat apa saja yang kurang,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri itu menambahkan, acara Jambore Nasional Revolusi Mental baru pertama kali digelar. Kegiatan itu bertujuan untuk mengkampanyekan program Revolusi Mental yang digalakkan Pemerintah Pusat.

“Kita ada lima gerakan. Gerakan Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu. Target kita, semua peserta nanti akan tergerak untuk memengaruhi orang-orang di sekitarnya,” jelasnya.

Solo sebagai tuan rumah akan menjamu lebih dari 15 ribu peserta dari 34 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota. Di luar itu, perwakilan dari setiap kementerian, BUMN, dan lembaga pemerintahan juga diwajibkan mengikuti acara tersebut.

“Ke depan akan kita adakan setiap tahun. Untuk Jambore Nasional Revolus Mental kedua tahun depan, Sulawesi Utara siap jadi tuan rumah,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge