0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Proyek Molor, Kinerja DPUPR Dipertanyakan

Pembangunan jalan (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen —┬áKomisi III DPRD Sragen mendesak Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (DPUPR) segera memanggil pihak rekanan pelaksana sejumlah proyek infrastruktur. Pasalnya, pelaksanaan proyek infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Sragen diketahui molor dan tidak sesuai schedule awal.
“Setelah melakukan sidak di beberapa proyek, ternyata banyak yang molor dan progressnya tidak sesuai schedule,” kata Anggota Komisi III, Mualim.
Usai Sidak pembangunan infrastruktur di Kecamatan Mondokan, Selasa (22/8), Mualim menyampaikan, beberapa proyek yang molor di antaranya pembangunan jembatan Klayu-Jekani, Kecamatan Mondokan yang seharusnya progress 30 persen, sejauh ini baru tercapai tujuh persen.
Dia mengungkapkan, keterlambatan juga terjadi di proyek peningkatan jalan Kedawung-Jambangan di Kecamatan Mondokan yang baru tercapai enam persen dari seharusnya 25 persen.
Lebih parah lagi, proyek peningkatan jalan cor dan talud Mondokan-Pare di Kecamatan Mondokan yang harusnya lebar jalan 9 meter, setelah diukur ternyata hanya 8 meter. Talud kedua sisi yang harusnya dua meter, ternyata hanya dibangun 1,5 meter.
Mualim menilai, molornya sejumlah proyek ini terjadi karena kurang tegasnya pihak pengawas dari DPUPR. Mestinya pihak rekanan yang melaksanakan proyek tidak sesuai schedule harus ditegur.
“Kami melihat pihak pengawas kurang tegas. Mestinya dari awal terus dipantau perkembangan di lapangan,” tegasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge