0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TSTJ Desak THR Segera Ajukan Proposal Kerja Sama

Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso (dok.timlo.net/ichsan rosyid)
Solo — Pihak Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) meminta pengelola Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari segera mengajukan proposal kerja sama. Merujuk kepada jadwal yang disampaikan pengelola THR, taman hiburan itu ingin beroperasi akhir Desember mendatang.
“Kalau segera beroperasi, kami minta mereka segera mengajukan proposal. Ini sudah Agustus dan kita belum menerima,” kata Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Rabu (23/8).
Hingga kini,  TSTJ belum menerima bentuk kerja sama yang diinginkan THR. Setidaknya ada tiga opsi yaitu sewa lahan, bagi hasil, atau kombinasi sewa dan bagi hasil. TSTJ masih menunggu penawaran dari THR.
Bimo menambahkan, sampai saat ini pun, perusahaan induk THR direncanakan akan berganti menjadi PT Taman Ria Bengawan Solo. Proses perizinan PT baru ini dikabarkan belum selesai.
“Itu (pembentukan PT baru) kami minta segera diselesaikan. Sama mereka maunya kerjasama yang seperti apa,” katanya.
Bimo enggan menyampaikan bentuk kerja sama yang ideal menurut TSTJ. Ia menyerahkan urusan tersebut kepada THR. “Kemampuan mereka membayar sejauh mana, hitung-hitungan bisnisnya bagaimana kan mereka,” ujarnya.
Pihak TSTJ sudah mengalokasikan lahan sekitar dua hektar untuk THR di sisi Timur, di tepi Bengawan Solo. Dengan lahan seluas itu, THR memiliki ruang gerak hingga lebih dari dua kali lipat lahan yang ditempati saat ini yang hanya 0,7 hektar.
“Nanti THR kami beri pintu masuk sendiri lewat pintu Timur yang bawah Jembatan Jurug,” jelasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge