0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Puluhan Penerima PKH Mengundurkan Diri, Ini Sebabnya

Kepala Dinsos Wonogiri, Suwartono (dok.timlonet/tarmuji)

Wonogiri — Puluhan penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) di Wonogiri mengundurkan diri. Otomatis jatah mereka pun dialihkan untuk warga lainnya. Meski demikian langkah yang diambil masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah setempat.

“Benar, ada 98 PKH yang mengundurkan diri,” beber Kepala Dinas Sosial Wonogiri Suwartono saat dijumpai Timlo.net di sela Rakor Stakeholder PKH, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (22/8).

Alasan warga penerima bantuan PKH yang mengundurkan diri, menurut Suwartono, ada beberapa hal. Salah satunya adalah karena mereka sudah mandiri. Sehingga dengan kesadaran mereka sendiri menolak bantuan PKH yang diberikan pemerintah yang bergulir sejak 2011 tersebut. Dia juga mengatakan, jumlah total PKH di Wonogiri sebanyak 26.483, sedang dana yang dibutuhkan untuk mengkaver program itu sejumlah Rp 51 miliar.

“Waktu dulu setiap bulannya mereka mendapat bantuan PKH, sekarang sudah sukses. Malah dalam waktu dekat, rencananya Pemkab akan mewisuda 98 PKH mandiri itu,” katanya.

Dikatakan, selama ini PKH reguler setiap tahunnya mendapat bantuan Rp 1,8 juta per kepala keluarga (KK), sedang PKH yang di dalamnya terdapat difabel dan Lansia Rp 2 juta setiap tahunnya. Namun demikian, pembayaran dari pemerintah saat ini mengalami perubahan skema, dimana sebelumnya pembayaran tunai melalui kantor pos, saat ini pembayaran non tunai yakni melalui bank yang ditunjuk.

Dia pun mencontohkan, dari 98 penerima bantuan yang mengundurkan diri dan dianggap sebagai PKH mandiri adalah warga Kecamatan Purwantoro. Saat ini, penghidupan PKH tersebut sudah jauh terangkat, bahkan bisa disebut sukses. Sebelumnya, sudah lebih dari lima tahun mereka memanfaatkan program tersebut.

“Sekarang dia sudah punya mobil mewah, dan punya usaha pabrik jamu. Ada lagi yang dulunya janda, kemudian merantau lalu ketemu pengusaha diberi modal dan sekarang tidak mau lagi menerima bantuan PKH,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge