0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ekonomi Lesu, Penyaluran Kredit di Soloraya Anjlok

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo —  Kinerja perbankan di wilayah Soloraya pada periode Juni 2017 secara keseluruhan menunjukan perlambatan. Bahkan jika dilihat dari realisasi kredit yang disalurkan, pertumbuhannya hanya mampu bertengger diangka satu digit.

“Pada periode Juni memang untuk kredit cenderung ada penurunan. Karena hanya tumbuh diangka 8,79 persen, atau turun jika dibanding periode yang sama tahun lalu yang mampu mencapai dua digit atau 15,70 persen,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto kepada wartawan, Selasa (22/8).

Rendahnya pertumbuhan penyaluran kredit itu, menurutnya tidak terlepas dari kondisi ekonomi yang sedang lesu. Dan juga sikap perbankan yang lebih memfokuskan diri melakukan konsolidasi internal, untuk menjaga angka NPL (non performing loan) atau kredit macet agar tidak meningkat

Berdasarkan jenis penggunaanya, Bandoe menyebut penyaluran kredit di Soloraya masih didominasi kredit modal kerja yang mencapai 56,65 persen. kemudian diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 23,71 persen dan kredit investasi 19,64 persen.

“Jika dibandingkan tahun lalu, perlambatan pertumbuhan kredit di Soloraya dipicu oleh perlambatan pada sector industry pengolahan dan perdagangan. Sementara untuk penyaluran kredit pada sektor kontruksi dan sector penyedian akomodasi terpantau masih terjadi peningkatan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge