0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suku Badui Ingin Kepercayaan Mereka Dicantumkan dalam Kolom Agama

(merdeka.com)

Timlo.net – Warga Suku Badui Dalam di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak minta kepada pemerintah untuk mencantumkan agama Selam Sunda Wiwitan pada e-KTP mereka.

“Kami berharap keyakinan masyarakat Badui yakni Selam Sunda Wiwitan diakui oleh pemerintah dan dicantumkan pada KTP-El,” kata Tetua masyarakat Badui setempat, Ayah Mursid, di Lebak, Selasa (22/8).

Menurutnya, masyarakat Badui bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun kepercayaan yang dianut rakyatnya tidak diakui dalam kolom e-KTP.

Semestinya, kata dia, pemerintah mengakui secara resmi kepercayaan Selam Sunda Wiwitan sebagai agama masyarakat Badui yang merupakan peninggalan nenek moyang itu. Dengan tidak tercantum agama itu, kata Ayah Mursid, seolah-olah masyarakat Badui tidak memiliki agama.

Karena itu, pihaknya tidak setuju kebijakan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengosongkan kolom agama pada e-KTP. Pengosongan itu diperuntukkan bagi warga negara yang menganut aliran kepercayaan.

Masyarakat Badui berjumlah sekitar 11.699 jiwa dan sejak 1970-2010 kepercayaan mereka tertulis pada kolom KTP. Namun, saat ini kolom agama yang dicantumkan pada KTP, yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

“Kami berharap Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bisa mengeluarkan kebijakan melalui undang-undang yang memperbolehkan kepercayaan Selam Sunda Wiwitan sebagai agama warga Badui masuk kolom KTP,” katanya menegaskan.

Begitu pula tetua Badui Dalam Kampung Cibeo Jaro Sami mengatakan agama masyarakat Badui hingga kini belum dicantumkan pada kolom e-KTP, padahal warga Badui merupakan bagian masyarakat Indonesia. Keyakinan agama yang dianut masyarakat Badui sejak dari leluhur nenek moyang, sehingga berharap pemerintah mengakui agama Selam Sunda Wiwitan.

“Kami berharap keyakinan yang dianut warga Badui tercantum pada kolom identitas KTP-El,” ujarnya lagi.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge