0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus First Travel, Total Uang Jamaah yang Belum Berangkat Rp 848,7 Miliar

kantor first travel (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi masih mendalami kasus dugaan penipuan yang dilakukan biro haji dan umrah First Travel. Dari penyidikan, jamaah promo umrah First Travel sejak Desember 2016 hingga Mei 2017 mencapai 72.682 orang.

Seluruh calon jamaah umrah tersebut sudah membayar lunas kepada First Travel. Namun yang diberangkatkan tak mencapai setengahnya.

“Jumlah yang sudah diberangkatkan 14.000 orang jemaah, yang belum berangkat berangkat 58.682 orang,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak, Selasa (22/8).

Kemudian, pelaku pada Mei 2017 menawarkan tambahan biaya Rp 2,5 juta kepada para calon jamaah agar bisa segera diberangkatkan.

“Di saat pemberangkatan yang kacau, pelaku di bulan Mei 2017 kembali menawarkan paket Ramadan dengan biaya tambahan Rp 3 juta hingga Rp 8 juta perjamaah,” katanya.

Herry mengatakan, jumlah uang jamaah belum diberangkatkan yang masuk ke First Travel total mencapai Rp Rp 848.700.100.000. Jumlah itu terdiri dari uang pembayaran umrah 58.682 jemaah yang belum berangkat sejumlah Rp 839.152.600.000, ditambah uang carter pesawat masing-masing jemaah Rp 2.500.000 dengan total Rp 9.547.500.000.

Selain itu, kata Herry, First Travel juga memiliki utang kepada provider tiket sebesar Rp 85 miliar, utang kepada provider visa Rp 9,7 miliar dan utang kepada 3 hotel di Arab Saudi sebesar Rp 24 miliar.

“Parahnya (ada jamaah yang) sudah diarahkan ke bandara tapi tidak diberangkatkan,” katanya.

[dan]

Sumber: merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge