0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Razia Gabungan, Polisi Sita Ratusan Obat Berlabel Merah

(merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menggerebek sebuah toko di wilayah Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/8). Petugas menyita ratusan obat ilegal dan keras.

Kapolsek Legok AKP Purwadi menerangkan, razia gabungan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, puskesmas, Satpol PP dan Polsek Legok itu, berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya peredaran obat tak berizin.

“Obat-obatan yang disita itu termasuk yang peredarannya dibatasi kecuali dengan izin Dinas Kesehatan, atau dengan resep dokter,” cetus Purwadi.

Diterangkan, obat-obat kategori terlarang itu termasuk obat keras dengan label merah dan tidak terdaftar di BPOM Provinsi Banten.

“Karena banyak yang tidak terdaftar di BPOM di antaranya juga termasuk obat keras dengan label K merah, yang semestinya peredarannya tidak bisa bebas,” ucap dia.

Kehadiran para petugas gabungan yang secara mendadak membuat pemilik toko kaget. Dia awalnya bersikukuh bahwa obat-obatan yang dijual resmi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Satu persatu obat dan jamu di etalase kita periksa izin edar dan kedaluwarsanya. Hasilnya, ada ratusan butir obat yang diduga tidak memiliki izin edar dari BPOM,” tegas dia.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, polisi menyita sejumlah barang bukti obat ke Mapolsek Legok.

Guna penyelidikan lebih lanjut, barang bukti berserta pemilik toko kemudian digelandang ke kantor polisi. Jika terbukti melanggar, pemilik toko terancam jeratan pasal 98 ayat 2 Jo pasal 196 Jo 198 Undang-Undang RI nomor 36 tahun 2009.

“Ancaman hukumannya cukup berat, yakni maksimal 10 tahun penjara,” kata Purwadi.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge