0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Catat! Pemerintah Janji Tak Naikkan Tarif Listrik dan BBM Tahun Depan

Menteri Keuangan Sri Mulyani (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 menaikkan subsidi sebesar 2,1 persen dari Rp 168,87 triliun menjadi Rp 172,41 triliun. Dari jumlah tersebut, anggaran subsidi untuk dialokasikan sebesar Rp 103,37 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), gas LPG 3 kilogram (Kg), dan tarif dasar listrik di 2018.

“Subsidi Rp 103,4 triliun dengan asumsi tidak ada perubahan administered prices, tidak ada kenaikan BBM, elpiji dan listrik, itu sudah sesuai,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers, di Kantornya, Senin (21/8).

Mantan pejabat Bank Dunia tersebut mengungkapkan subsidi energi sebesar Rp 103,4 triliun, dengan rincian Rp 51,1 triliun untuk subsidi BBM dan LPG 3 Kg, dan Rp 52,2 triliun untuk subsidi listrik.

Selain itu, pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi nonenergi untuk pangan dan pupuk sebesar Rp 69 triliun. Subsidi pangan dalam RAPBN 2018 dialokasikan sebesar Rp 7,3 triliun. Sementara itu, subsidi pupuk mencapai Rp 28,5 triliun.

Untuk diketahui, RAPBN 2018 disusun dengan target Belanja Negara sebesar Rp 2.204,4 triliun. Sementara, penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp 1.878,4 triliun.

Dalam RUU APBN 2018 disebutkan, target penerimaan negara sebesar Rp 1.878,45 triliun akan bersumber dari Penerimaan Perpajakan Rp 1.609,38 triliun, Penerimaan Negara Bukan Perpajakan (PNBP) Rp 267,87 triliun, dan Penerimaan Hibah Rp 1,19 triliun.

Sedangkan, anggaran belanja R p2.204,38 triliun terdiri atas Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Rp 1.443,29 triliun, Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp 761,08 triliun. [sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge