0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SPP SMA/SMK Harus Turun

Ilustrasi uang (dok.timlo.net/gg)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar mencairkan hibah dana pendidikan bersumber APBD 2017 Rp 10.319.400.000. Dana itu diharapkan mengurangi besaran sumbangan pengembangan sekolah (SPP).

“Masing-masing sekolah menetapkan besaran SPP berlainan. Hibah dana pendidikan ini disalurkan dengan perhitungan Rp 500 Ribu per siswa SMA dan Rp 700 Ribu per siswa SMK per tahun. Nah, SPP saat ini harusnya tidak terlalu membebani orang tua murid karena sudah disubsidi hibah dana pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa kepada Timlo.net, Senin (21/8).

Dana tersebut setara 50 persen dari total hibah dana pendidikan Rp 20.806.617.500. Sedangkan pencairan sisanya setelah APBD perubahan.

“Awalnya ditetapkan Rp 18 Miliar, kemudian ditambah di perubahan Rp 2 Miliar nanti biar genap Rp 20 Miliar,” katanya.

Dana hibah pendidikan tersebut cair pada Kamis, 3 Agustus 2017. Secara umum, penggunaan dana tersebut serupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun-tahun sebelumnya.

Ia tak menampik SMA/SMK di Karanganyar mulai menetapkan besaran SPP hingga ratusan Ribu rupiah untuk menambal ongkos operasionalnya. Sejak pengelolaannya di tangan pemprov, mekanisme pembiayaannya tidak lagi ditanggung penuh APBD kabupaten. Tarsa mengatakan hibah dana pendidikan sedianya mengurangi besaran SPP yang terlanjur ditetapkan sekolah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge