0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tangkal Paham Radikal, Ini yang Dilakukan Polresta dan Pemkot Solo

Kegiatan tangkal paham radikal di Kecamatan Serengan, Solo (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Perbedaan yang ada di Kota Solo diharapkan tidak menjadi permusuhan di kalangan masyarakat. Sikap saling menghargai dan toleransi antar umat beragama wajib dikedepankan dibandingkan kepentingan kelompok atau golongan.

“Perbedaan itu indah, tergantung bagaimana kita mengelola perbedaan tersebut,” terang Dosen Fakultas Ushuludin IAIN Solo, Dr Sarbini MAg dalam kegiataan silaturahmi mencegah dan menangkal paham radikal yang berimplikasi terhadap inteloransi yang diadakan di Kecamatan Serengan, Solo, Senin (21/8) malam.

Tak dapat dipungkiri, Kota Solo terdapat kelompok-kelompok muslim. Mulai dari yang moderat hingga radikal. Hendaknya, masyarakat yang mengikuti salah satu aliran muslim yang ada di Kota Solo tidak mengedepankan sikap radikal sehingga mengakibatkan keresahan di masyarakat.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri perwakilan tiap kelurahan di Kecamatan Serengan tersebut, juga menyinggung terkait radikalisme yang banyak berasal dari Kota Solo.

Menjawab masalah tersebut, Kapolsek Serengan, Kompol Giyono mengatakan, peran serta masyarakat dalam mengantisipasi dan menangkal radikalisme sangat diharapkan. Sehingga, jika ditemukan salah seorang warga yang mencurigakan atau tidak dikenal di kalangan tersebut segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Sehingga, tidak terjadi hal yang tak diinginkan dikemudian hari,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Serengan, Islamtini mengatakan, kemerdekaan Indonesia yang diraih oleh pendahulu bangsa wajib dipertahankan dan diisi dengan hal yang positif. Jangan sampai paham radikal berkembang dan menggerogoti sendi masyarakat.

“Jika bukan kita yang mengisi kemerdekaan dengan hal positif, maka siapa lagi,” katanya.

Kegiatan silaturahmi mencegah dan menangkal paham radikal ini digelar serempak di lima kecamatan di Kota Solo. Diharapkan, dengan adanya kegiatan yang diinisiasi oleh Polresta dan Pemkot Solo tersebut mampu menekan perkembangan paham radikal di Kota Bengawan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge