0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gara-gara Email, Pertemuan Mendagri dengan Keraton Buntu

Mendagri Tjahjo Kumolo memberi keterangan kepada wartawan setelah pertemuan berakhir buntu di Sasana Handrawina, Senin (21/8) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pertemuan antara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dengan pihak Keraton Kasunanan Surakarta berujung pada kebuntuan. Pihak Keraton mengaku belum menerima materi yang akan dibicarakan pada pertemuan yang digelar di Sasana Handrawina, Senin (21/8) itu.

“Kita sebenarnya hanya ingin nyuwun palilah (minta izin) kepada Sinuhun Pakubuwana XIII untuk memugar Keraton. Itu saja,” kata Tjahjo usai pertemuan.

Pertemuan diawali dengan suasana ramah tamah saat sesi pembukaan. Suasana akrab itu segera berubah saat penasehat hukum Pakubuwana XIII, Ferry Firman Nurwahyu mengaku belum menerima materi rapat. Tjahjo menyayangkan pembahasan yang ia pandang penting itu harus terhambat karena kendala teknis.

“Kalau hanya karena masalah email saja, rasanya tidak pas,” kata dia.

Ia menambahkan Pemerintah hanya ingin memugar sekaligus menyalurkan biaya untuk pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta. Untuk itu, Pemerintah membutuhkan surat kuasa dari Keraton sebagai dasar untuk melangkah.

“Kita tidak ingin nanti teman-teman yang mengurus Keraton harus berurusan dengan penegak hukum,” kata dia.

Mendagri Tjahjo Kumolo meninggalkan Keraton Surakarta setelah pertemuan berakhir buntu di Sasana Handrawina, Senin (21/8).

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge