0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Napak Tilas, Penabuh Gamelan dari Inggris Keliling Indonesia

Penabuh gamelan dari Inggris keliling Indonesia (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Para penabuh gamelan yang tergabung dalam kelompok Siswa Sukro mengiringi sebuah pementasan wayang kulit di Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Klaten, Minggu (20/8) malam. Uniknya, pemain gamelan tersebut datang jauh dari negara Inggris.

“Mereka ini kumpulan warga negara asing yang suka dan sering berlatih gamelan di pusat kebudayaan Southbank Centre di London,” kata perwakilan Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Achmad Mahendra.

Menurut dia, kedatangan sebanyak 25 pengrawit yang akan keliling Indonesia sejak 5 sampai 22 Agustus mendatang itu menunjukkan popularitas gamelan Jawa telah mendunia.

Selain di Desa Sabrang Lor, Siswa Sukro telah tampil di Museum Wayang Jakarta, Joglo Pete di Desa Majaksingi Magelang, Festival Kesenian Yogyakarta, serta mengunjungi pusat pembuatan alat musik gamelan di Desa Jatitekan, Mojolaban, Sukoharjo.

Puncaknya, Senin malam (21/8) ini, akan tampil di kampus ISI Surakarta lantaran sebagian pengajarnya merupakan guru gamelan mereka. Hal itu sebagai laku napak tilas pentolan Siswa Sukro, Peter William Smith yang pernah menimba ilmu gamelan Jawa di Indonesia, khususnya Solo.

“Mereka menjalani napak tilas dan ucapan terima kasih kepada guru-gurunya Si Peter yang ada di ISI Surakarta. Karena Pete itu Indonesianis yang membawa gamelan populer di Inggris. Termasuk merasakan nuansa main gamelan di tengah perkampungan ini,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge