0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Pembacokan Dipicu Penolakan Pesta Miras

Kompol Prawoko menunjukkan barang bukti kasus penganiayaan (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Korban pembacokan Amar Ma’ruf (37) asal Sambirejo Rt 05/Rw III Desa Tuban, Gondangrejo menolak diajak pesta miras oleh tetangganya, Bima Dicky Gusringgar alias Tokichi (22). Sehingga keduanya terlibat pertikaian. Hal itulah yang diduga menyulut amarah Tokichi sampai tega membacoknya.

“Tersangka mengaku sakit hati ajakannya ditolak. Ia mengajak korban minum miras. Selain itu, korban menolak diajak kerja bareng di tempat parkir,” kata Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko kepada wartawan, Minggu (20/8).

Aksi pembacokan tersebut terjadi di depan dealer Muhari Motor, tepatnya Dukuh Sambirejo Rt 01/Rw III Desa Tuban, Gondangrejo pada Kamis, 20 Juli 2017 pukul 18.45 WIB. Tersangka merasa belum puas menghajar korban sehingga ia memburunya sampai ke rumah.

Lantaran tak menemukan, ia pun memilih menenangkan diri di sebuah bengkel Desa Sambirejo. Tak lupa, ia membuang sebilah golok sepanjang 55 sentimeter yang dipakainya membacok korban ke kolam ikan belakang rumahnya.

“Tak ajakin baik-baik kembali kerja jadi tukang parkir, eh dia enggak mau. Juga tak ajak minum miras juga menolak. Malah omongannya bikin sakit hati. Lalu saya ajak berduel saja,” kata tersangka.

Tersangka dijerat pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara. Adapun barang bukti berupa sebilah golok dan celana pendek warna hitam bekas ceceran darah milik korban.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge