0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis GR Gagal Juara, Edu Akui Sudah Maksimal

Laga Persik vs Persis GR di Stadion Kebondalem Kendal (foto: Aryo)

Kendal – Persis Gotong Royong (GR) Solo gagal mewujudkan impian menjuarai kompetisi Liga 3 zona Jateng 2017. Ainudin Defira dkk kalah lewat drama adu penalti 3-4 (0-0) dari tuan rumah Persik Kendal di Stadion Kebondalem, Sabtu (19/8) sore.

Pelatih Persis GR, Eduard Tjong mengaku timnya sudah tampil maksimal dan mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, permainan Susanto cs mampu mengimbangi tuan rumah, dan justru memiliki kans lebih besar untuk memenangkan pertandingan.

“Permainan anak-anak luar biasa dan menunjukkan fighting spirit. Tim ini bisa memenangkan pertandingan sebenarnya. Mungkin belum rejekinya. Hanya saja saya masih heran dengan kartu merah yang diterima Ainudin di saat adu penalti,” terang Eduard Tjong.

Ainudin diganjar kartu kuning kedua dalam laga final tadi. Puncaknya ketika dirinya akan menghadapi tendangan penalti. Wasit langsung menghadiahkan kartu kuning kedua yang berarti kartu merah karena dianggap mengulur-ulur waktu.

Mengenai kelanjutan timnya paska kekalahan di final, Edu mengaku masih menunggu arahan dari pengurus dan manajemen klub Persis GR. Edu sendiri mengaku belum dapat memutuskan masa depannya, meski sempat ada tawaran dari beberapa klub.

“Kami menunggu dua atau tiga hari ke depan untuk status tim runner-up, kemungkinan masih berpeluang lolos ke babak nasional,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge