0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasukan Perdamaian Indonesia Ikut Gerebek Bandar Kokain di Haiti

Pasukan Perdamaian Polri (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Bhayangkara Indonesia, pasukan perdamaian Polri ikut mengungkap peredaran kokain di perkampungan pesisir pantai Anbouchi, wilayah Morency, South Department, Haiti. Tim Garuda merupakan pasukan Polri yang sengaja dikirim untuk misi perdamaian PBB di negara konflik.

Demikian diungkapkan Komandan Kontingen Garbha IV Minustah AKBP Dian Nugraha. “Daerah itu tepi pantai yang jauh dari jangkauan karena akses jalan yang buruk dan melewati perbukitan terjal,” ujar Dian seperti diberitakan Antara, Sabtu (19/8).

Ketika itu, lanjut Dian, Tim Garuda bersama pasukan Individual Police Officer (IPO) yang dipimpin Deputy Police Komisariat Des Cayes, Dumont menggerebek jaringan kokain di Haiti.

Tim Polri itu tergabung bersama pasukan Brigade de Lutte Contre le Trafic de Stupefiants (BLTS) atau pasukan khusus anti-perdagangan narkotika Kepolisian Nasional Haiti.

Selain keduanya, penggerebekan itu juga melibatkan dua orang penyidik kejaksaan setempat dan tiga orang UNPOL (United Nation Police) yang terdiri dari dua orang IPO Indonesia yang bertugas sebagai drone operator.

Lantas, Kamis (17/8) pihak terlibat langsung menggerebek lokasi dipimpin Deputy Police Komisariat Des Cayes, Dumont. Sedangkan, anggota perdamaian Indonesia bertugas mengoperasikan drone untuk memetakan area yang dijadikan tempat penyimpanan kokain.

Drone tersebut mengawasi kegiatan masyarakat setempat dan memastikan situasi kondusif, selanjutnya petugas gabungan internasional itu menggeledah 15 rumah dengan menemukan 11,136 kilogram kokain atau senilai 24,5 pound.

Tim Garuda Bhayangkara Indonesia secara struktural di bawah Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri yang mengirim 13 anggota termasuk lima polisi wanita ke Haiti dipimpin Komandan Kontingen Garbha IV Minustah AKBP Dian Nugraha.

Selain Haiti, pasukan Polri juga mengirimkan tim ke negara konflik lainnya yang membutuhkan pasukan perdamaian seperti Kamboja dan Sudan. [rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge