0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyandang Tuna Daksa Dibekali Pelatihan Kegawatdaruratan

Penyandang disabilitas mendapat pelatihan kedaruratan dari PMI Cabang Solo, di Taman Balekambang (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sejumlah penyandang disabilitas mendapatkan pelatihan kedaruratan dari PMI Cabang Solo. Pelatihan dilaksanakan di Taman Balekambang, Sabtu (19/8) pagi.

Pelatihan kedaruratan seperti penanganan henti jantung, tersedak, henti nafas, pingsan dan patah tulang menjadi materi yang diajarkan pada peserta. Berdasarkan pengamatan Timlo.net, para peserta terlihat antusias dan aktif bertanya kepada fasilitator materi.

“Pengetahuan ini penting bagi penyandang tuna daksa. Minimal bisa menolong diri sendiri jika terjadi kedaruratan. Syukur kalau bisa menolong orang lain,” ungkap salah satu peserta, Sabar Gorky.

Kepala Bagian Penanggulangan Bencana PMI Cabang Solo, dr Arina Hidayati mengatakan, pelatihan yang diikuti oleh 20 orang perserta penyandang tuna daksa tersebut diharapkan mampu mendidik mereka menjadi awam khusus. Awam khusus merupakan sebutan bagi tenaga non medis yang dibekali dengan pengetahuan penanggulangan kedaruratan.

“Dalam penanggulangan kebencanaan kita biasanya lebih menyasar pada orang dengan kondisi normal saja. Padahal banyak juga teman-teman dengan kondisi khusus seperti peserta ini. Nah dari peserta ini lan nantinya kita harapkan bisa membantu PMI dalam menangani kebencanaan bagi para penyandang disabilitas,” terangnya.

Pemberian materi dibawakan lamgsung oleh petugas dari PMI. Selain itu ada juga pelatihan pemurnian air dengan menggunakan water treatment oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

“Pemurnian air tersebut dibagi menjadi dua, yakni air beraih dan air minum. Biasanya pemurnian air ini dilakukan pada saat bencana banjir. Air dari sungai bisa diproses menjadi air minum dan air bersih,” papar staf darurat dan logistik PMI Solo, Hananto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge