0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Remaja Puteri Ini Meninggal Setelah Dihukum Bosnya Squat 100 Kali

Xiao Fei. (dok: timlo.net/ metro.co.uk)

Timlo.net—Seorang gadis Cina berusia 15 tahun berhenti sekolah dan bekerja untuk membayar biaya pengobatan ayahnya. Remaja bernama Xiao Fei itu meninggal setelah dihukum bosnya untuk melakukan squat 100 kali karena terlambat bekerja.

Dia meninggal pada 7 Agustus karena kegagalan sistem pernafasan. Tepat 10 hari setelah dia melakukan 100 kali squat itu. “Puteri saya tidak merasa baik setelahnya dan membeli beberapa obat. Tapi dia tidak bisa menggerakkan kakinya,” kata Jiang, sang ibu dilansir oleh Nextshark.

Beberapa hari kemudian, Xiao Fei tidak bisa mengangkat tangannya dan muntah. Dia dengan cepat dibawa ke unit perawaatan intensif di Central South University, Xiangya No.2 Hospital di Hunan, Cina selatan.

Para atasannya di Qfang, perusahaan real estate di Zhongshan membela diri. Mereka berkata jika squat itu hanyalah olahraga dan bukan hukuman. Dokter yang merawat remaja itu berkata jika Xiao Fei menderita sindrom Guillain-Barre, sebuah gangguan langka di mana sistem daya tahan tubuh menyerang saraf. Menurut Mayo Clinic, gejala pertama dari sindrom ini adalah kesemutan dan tubuh lemah dalam level yang ekstrim. Tapi gangguan yang dialami remaja itu berkembang dengan cepat dan melemahkan seluruh tubuhnya.

Kematian Xiao Fei membuat keluarganya patah hati. Menurut Sina News, dia memutuskan berhenti sekolah supaya dia bisa membantu biaya pengobatan ayahnya. Karena dia di bawah umur, dia dikabarkan meminjam identitas temannya untuk memperoleh izin bekerja.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge